6 Tips Memiliki Asuransi Jiwa Dengan Premi Murah

Asuransi Jiwa Murah | Meski sudah banyak yang sadar akan arti pentingnya asuransi, namun pemilik asuransi di Indonesia masih tergolong kecil.

Menurut survei yang dilakukan AIA Financial dan MarkPlus pada tahun 2011, ditemukan fakta bahwa tiga dari lima orang Indonesia tidak memiliki persiapan dalam menghadapi risiko kesehatan atau kematian.

Persiapan menghadapi risiko kesehatan atau kematian tidak terbatas pada dana cadangan untuk berjaga-jaga, tapi juga perlindungan terhadap diri dan keluarga melalui asuransi.

Baca juga: Pengertian dan Jenis-jenis Asuransi Jiwa Beserta Manfaatnya

Padahal sudah banyak diketahui bahwa istri atau keluarga yang tidak memiliki asuransi mengalami penurunan kualitas hidup ketika kepala keluarga sebagai pencari nafkah utama tertimpa musibah dikarenakan tidak adanya perlindungan finansial terhadap risiko tersebut.

Belum lagi, biaya pengobatan yang kian hari semakin mahal dan akan terus meningkat dalam lima tahun ke depan seiring dengan berkembangnya pemkaian teknologi pengobatan baru yang secara keseluruhan turut menaikkan biaya jasa kesehatan.

Salah satu alasan mengapa orang di Indonesia masih sedikit yang memiliki asuransi jiwa adalah persepsi bahwa asuransi itu mahal dan masih tergolong kebutuhan mewah. Banyak orang beranggapan, kepemilikan asuransi hanya untuk mereka yang berpenghasilan besar.

Anggapan seperti ini sebenarnya tidak perlu ada apabila kita tahu cara mudah untuk dapat memiliki asuransi dengan premi murah. | Asuransi Jiwa Murah


1. Pilih Jenis Asuransi Dengan Premi Paling Murah

Asuransi Jiwa Berjangka atau asuransi term life merupakan asuransi yang memberikan proteksi jiwa tanpa ada embel-embel investasi. Asuransi akan membayar uang pertanggungan kepada ahli waris bila tertanggung meninggal dunia.

Jenis asuransi ini membebankan biaya premi paling murah, namun uang pertanggungan yang diberikan paling tinggi. Sangat disarankan untuk Anda yang benar-benar menginginkan proteksi jiwa.

Hanya saja, apabila jangka waktu kontrak telah habis dan tertanggung masih hidup maka premi yang Anda bayarkan selama masa kontrak akan hangus.

Asuransi Jiwa Murni tidak membebankan banyak potongan untuk komisi karena asuransi ini tanpa embel-embel investasi, jadi preminya merupakan yang paling murah dibandingkan dengan produk asuransi lainnya.


2. Miliki Asuransi Jiwa Sejak Muda

Mahal-murahnya suatu premi ditentukan dari besar kecilnya risiko. Semakin besar risiko, semakin mahal pula preminya. Usia, merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi risiko. Makin tua usia seseorang, maka risiko kematiannya pun akan semakin tinggi.

Oleh sebab itu, orang yang lebih tua akan dikenakan biaya premi lebih tinggi ketimbang mereka yang mendaftar sejak usia muda.

Bila Anda menginginkan asuransi dengan premi murah, mulailah mendaftar asuransi sejak dini. Di samping itu, Anda masih memiliki kondisi kesehatan yang prima saat muda sehingga kemungkinan terkena penyakit akan lebih kecil. Keuntungan ini membuat pihak asuransi tidak akan mengenakan extra premi.

Calon peserta dengan kondisi kesehatan yang tidak prima atau sudah memiliki penyakit kemungkinan besar akan dibebankan extra premi oleh pihak asuransi sehingga membuat biaya premi Anda menjadi semakin mahal.

Anggapan bahwa ketika masih muda risiko kematian belum besar sehingga merasa belum perlu memiliki asuransi ialah anggapan yang kurang tepat dan harus Anda ubah mulai sekarang.

Sebab, musibah tidak mengenal usia, dan juga Anda akan mendapatkan premi yang lebih murah bila mulai mendaftar sejak usia muda.


3. Lebih Selektif Memilih Rider

Ketika kita membeli asuransi, umumnya agen akan menawarkan rider atau manfaat tambahan. Manfaat tambahan merupakan manfaat yang diberikan di luar manfaat utama perlindungan jiwa, seperti kesehatan, penyakit kritis, atau kecelakaan.

Biasanya, agen akan dengan agresif menjual manfaat tambahan tersebut karena agen akan mendapat tambahan komisi dari menjual rider dan premi yang lebih mahal.

Rider mungkin saja memang Anda perlukan, namun pertimbangkan dahulu sebelum memilih rider yang benar-benar dibutuhkan. Misalnya, bila Anda sudah mendapat asuransi kesehatan dari tempat kerja, ada baiknya tidak perlu mengambil manfaat tambahan kesehatan lagi.

Anda harus pahami betul kapan klaim rider dapat diambil, dan apa saja risiko yang dapat dicover. Bila sudah yakin, barulah Anda bisa memutuskan manfaat tambahan apa saja yang akan Anda ambil.


4. Prioritaskan Membeli Asuransi Keluarga

Ada dua cara yang biasanya ditawarkan ketika Anda hendak membeli asuransi keluarga, yaitu:

- Peserta diwajibkan membeli asuransi terpisah untuk masing-masing anggota keluarga. Artinya, Anda diharuskan membeli 4 polis asuransi apabila dalam keluarga terdapat 4 anggota (misal: Anda, istri, dan 2 anak). Dalam hal ini biaya yang harus Anda keluarkan semakin mahal, karena harus membayar premi dari 4 polis berbeda.

- Peserta membeli asuransi kesehatan keluarga yang hanya perlu membeli satu asuransi untuk semua anggota keluarga (biasanya dibatasi 4 orang dalam satu keluarga). Jadi, Anda tak perlu membeli 4 polis yang berbeda, sehingga biayanya akan lebih murah.

Apabila Anda hendak mencari asuransi kesehatan keluarga, carilah penawaran yang bentuknya bisa untuk satu keluarga di mana hanya diperlukan 1 polis asuransi saja untuk satu keluarga.


5. As Charged (Ganti Sesuai Tagihan)

Terdapat dua metode penggantian tagihan biaya rumah sakit dalam asuransi kesehatan. Pertama, perusahaan asuransi menetapkan inner limit dan melakukan penggantian sesuai inner limit, yaitu batasan maksimum penggantian biaya setiap tertanggung masuk rumah sakit.

Meskipun jumlah tagihan masih di bawah limit tahunan, penggantian hanya dibatasi di setiap pasien melakukan rawat inap.

Kedua, pihak asuransi melakukan penggantian sesuai jumlah tagihan (as charged) dan tidak ada inner limit. Cara ini memungkinkan Anda mendapat penggantian biaya rumah sakit dari pihak asuransi berapa pun besarnya selama limit tahunan masih tersedia.

Cara kedua akan lebih menguntungkan Anda, karena dalam cara pertama peserta dimungkinkan membayar sendiri untuk menutup kekurangan yang tidak mendapat penggantian oleh asuransi.

Meskipun hal ini tidak ada pengaruhnya secara langsung terhadap biaya premi, namun bila Anda memilih asuransi kesehatan As Charged, tentu akan lebih murah karena Anda tidak perlu menombok saat klaim penggantian biaya rumah sakit.


6. Gunakan Asuransi Jiwa Berjangka

Bagi kebanyakan orang, asuransi seumur hidup itu bagaikan mendapat proteksi tanpa batas. Proteksinya yang seumur hidup memberi kesan manfaat yang luar biasa.

Namun, dampaknya atas premi yang harus dibayarkan tentu akan lebih mahal. Sebenarnya proteksi seumur tidaklah begitu perlu. Sebab, makin lama usia pertanggungan akan semakin mahal pula preminya.

Ada biaya asuransi yang harus dibayar selama masa perlindungan. Asuransi yang melindungi hingga usia 90 tahun, tentu akan lebih mahal dibandingkan yang sampai usia 70 tahun. | Produk asuransi yang menguntungkan

Pembelian asuransi ditujukan untuk memberikan perlindungan keuangan kepada keluarga yang hidupnya masih tergantung pada tertanggung (dalam hal ini kepala keluarga). Misalnya, Anda membeli asuransi karena anak-anak masih kecil atau belum mampu mencari nafkah secara mandiri, sehingga bila terjadi risiko kematian orangtua maka anak-anak membutuhkan proteksi finansial.

Akan tetapi, bila anak-anak sudah bisa mandiri, kebutuhan proteksi asuransi semestinya tak diperlukan lagi. Misalnya, ketika orangtua sudah menginjak di atas usia 70 tahun biasanya anak-anak sudah cukup mapan dan tidak lagi memerlukan perlindungan keuangan.

Oleh karena itu, lebih baik Anda memilih asuransi jiwa berjangka bila ingin mendapatkan premi yang lebih murah.


Jadi, bisa kita simpulkan bahwa ternyata banyak cara untuk mendapatkan asuransi dengan premi murah bila kita tahu caranya dan kita tidak perlu khawatir lagi untuk mengambil asuransi sejak usia muda. Mulailah kita ubah mindset bahwa asuransi hanya untuk mereka yang berpenghasilan besar.

Bila informasi di atas Anda anggap bermanfaat, silahkan diterapkan! | Asuransi Jiwa Murah

Sumber:
duwitmu.com

Saya adalah seorang blogger dari Indramayu, saya mulai serius blog pada tahun 2014 ketika saya kelas 11 SMA. Pembaca diperbolehkan mengcopy artikel dengan syarat mencamtumkan link halaman sebagai sumber.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »