Keuntungan dan Kekurangan Dari Jenis-jenis Produk Asuransi Jiwa

Manfaat dan kerugian asuransi unit linkAsuransi jiwa merupakan suatu kontrak perjanjian antara pemegang polis (tertanggung) dengan perusahaan jasa asuransi (penanggung) yang mana akan dibayarkan sejumlah nominal uang oleh pihak asuransi bila terjadi risiko kematian terhadap pihak tertanggung.

Pihak tertanggung diwajibkan membayar sejumlah premi secara teratur yang nantinya akan diberikan penggantian oleh pihak asuransi bilamana terjadi risiko kematian pada diri tertanggung.

Jadi, asuransi jiwa merupakan satu jenis asuransi yang bertujuan untuk menanggung orang terhadap risiko kematian tidak terduga yang menimbulkan kerugian finansial.

Baca juga: 6 Tips Memiliki Asuransi Jiwa Dengan Premi Murah

Asuransi jiwa dapat dimiliki untuk kepentingan diri sendiri atau dibeli untuk kepentingan orang ketiga. Misalnya, seorang suami dapat membeli asuransi jiwa untuk istri sebagai tertanggung, orangtua dapat membeli asuransi jiwa untuk anak sebagai tertanggung, atau bisa juga untuk orangtua si kepala keluarga sebagai tertanggung.

Terdapat beberapa jenis produk asuransi jiwa dengan keuntungan dan kerugian yang berbeda-beda. Tentunya Anda bisa memilih jenis asuransi jiwa sesuai dengan kebutuhan, dan kemampuan daya beli yang Anda miliki.

Berikut macam-macam jenis produk asuransi jiwa beserta keuntungan dan kekurangannya yang bisa didapatkan.


1. Asuransi Jiwa Berjangka (Term Life Insurance)

Asuransi jiwa berjangka merupakan asuransi yang memberi perlindungan kepada tertanggung dalam jangka waktu tertentu saja.

Biasanya, kontrak yang ditawarkan selama 5 hingga 20 tahun dengan premi tetap dan relatif murah. Bagi Anda yang mengutamakan masa depan keluarga khususnya pendidikan anak, disarankan untuk memilih jenis asuransi ini.

Asuransi jenis ini cocok untuk Anda dengan kebutuhan biaya asuransi yang besar namun kemampuan daya beli yang terbatas.

Keuntungan yang bisa diperoleh dari asuransi ini antara lain:
- Pemegang polis memiliki kebebasan dalam menentukan besarnya premi sesuai kemampuan.
- Uang pertanggungan cukup besar apabila tertanggung meninggal dunia ketika masa kontrak masih aktif.

Sedangkan kekurangan dari asuransi jiwa berjangka ialah:
- Bila tertanggung masih hidup atau tidak mengalami masalah kesehatan hingga masa kontrak selesai, maka tertanggung tidak mendapatkan uang pertanggungan, dengan kata lain uang premi yang telah dibayarkan akan hangus begitu kontrak selesai.


2. Asuransi Jiwa Seumur Hidup (Whole Life Insurance)

Jenis asuransi jiwa seumur hidup ini memberikan proteksi seumur hidup bagi pihak tertanggung. Namun, biasanya memang dibatasi hingga 100 tahun.

Bagi Anda yang tidak memiliki banyak tanggungan dan menginginkan manfaat yang lebih dari sekadar santunan kematian, atau lebih tertarik dengan ide tabungan jangka panjang, maka jenis asuransi jiwa semacam ini sangat disarankan untuk Anda miliki. | Manfaat dan kerugian asuransi unit link

Selain itu, asuransi jiwa seumur hidup sangat cocok dimiliki oleh Anda yang menginginkan perlindungan jiwa sekaligus tabungan untuk kebutuhan darurat seperti membayar biaya rumah sakit.

Beberapa keuntungan yang bisa didapat dari asuransi jiwa seumur hidup:
- Pihak tertanggung dimungkinkan untuk memperoleh nilai tunai dari premi yang telah dibayarkan.
- Apabila pemegang polis tidak dapat membayar angsuran premi secara berkala, maka diperbolehkan untuk menggunakan nilai tunai dari premi yang telah dibayar untuk membayar premi selanjutnya.
- Premi asuransi yang sudah dibayarkan tidak akan hangus meski tidak ada klaim dari pihak tertanggung.
- Ketika kontrak berakhir, uang pertanggungan tetap akan diberikan sesuai perjanjian kontrak.

Sedangkan beberapa kekurangan dari asuransi jenis ini, antara lain:
- Di Indonesia, jenis asuransi jiwa memiliki biaya premi yang tinggi, bahkan bisa dua kali lipat dibandingkan premi asuransi jiwa berjangka.
- Bunga untuk asuransi jenis ini biasanya hanya sebesar 4 persen per tahun, itupun belum dipotong pajak, sehingga nilai tunai dari total premi yang telah dibayarkan tidak terlalu besar.


3. Asuransi Jiwa Dwiguna (Endowment Insurance)

Asuransi jiwa dwiguna merupakan asuransi dengan dua manfaat, yaitu sebagai asuransi jiwa berjangka dan juga tabungan jangka panjang.

Perbedaan dengan dua jenis asuransi jiwa sebelumnya ialah diperbolehkannya tertanggung menarik polis asuransi dalam waktu tertentu sebelum masa kontrak berakhir.

Asuransi jenis ini sangat cocok bagi Anda yang ingin lebih memastikan ketersediaan dana pendidikan untuk anak. Selain itu, Anda juga akan memiliki dana untuk kebutuhan tak terduga di masa depan atau dapat dimanfaatkan untuk dana pensiun yang lebih besar. |
Asuransi dwiguna

Beberapa keuntungan yang bisa didapatkan dari asuransi jiwa dwiguna, antara lain:
- Anda dapat mengklaim polis asuransi sebelum masa kontrak berakhir. Biasanya, hanya bisa dilakukan sekali dalam jangka waktu beberapa tahun sesuai dengan perjanjian kontrak yang telah disepakati.
- Seluruh uang pertanggungan tetap akan didapatkan apabila pihak tertanggung masih hidup sampai jangka waktu kontrak berakhir.

Sedangkan kekurangan dari asuransi jiwa ini, yaitu:
- Biaya premi yang cukup besar, bisa mencapai jutaan rupiah per bulannya.


4. Asuransi Jiwa Unit Link

Asuransi Jiwa Unit Link merupakan jenis asuransi yang menggabungkan manfaat asuransi dengan investasi. Biasanya, asuransi jenis ini paling sering ditawarkan oleh perusahaan jasa asuransi.

Asuransi jenis ini disarankan bagi Anda yang tertarik berinvestasi namun tetap ingin memperoleh manfaat perlindungan finansial dari risiko kematian.

Keuntungan yang bisa diperoleh dari asuransi jiwa unit link, yaitu:
- Pemegang polis (tertanggung) tidak hanya memperoleh jaminan perlindungan saja, tapi juga imbal hasil investasi dengan bunga yang relatif tinggi setiap tahunnya.

Sedangkan kekurangannya, antara lain:
- Uang pertanggungan yang akan didapatkan pemegang polis termasuk rendah. Terutama jika investasi mengalami kegagalan atau keuntungan yang didapatkan sedikit.
- Imbal balik dari investasi memang kurang signifikan bila dibandingkan dengan instrument investasi murni seperti saham, pasar uang, atau reksadana. Investasi semacam ini memang tidak disarankan bagi Anda yang menginginkan keuntungan yang besar dari investasi yang dilakukan.


Itulah sedikit ulasan mengenai jenis-jenis asuransi jiwa beserta keuntungan dan kekurangannya yang bisa didapatkan dari masing-masing jenis asuransi tersebut.

Sesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan Anda. Rencanakan dengan cermat sebelum memilih produk asuransi jiwa yang akan dibeli supaya manfaat yang Anda peroleh bisa lebih optimal. | Manfaat dan kerugian asuransi unit link

Sumber:
cermati.com

Saya adalah seorang blogger dari Indramayu, saya mulai serius blog pada tahun 2014 ketika saya kelas 11 SMA. Pembaca diperbolehkan mengcopy artikel dengan syarat mencamtumkan link halaman sebagai sumber.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »