Pengertian Asuransi Jiwa Syariah Beserta Istilah-istilah di Dalamnya

Istilah-istilah dalam asuransi jiwa syariah | Asuransi Jiwa Syariah (Takaful Keluarga) adalah jenis asuransi jiwa yang seluruh penerapannya berdasarkan (atau tidak melanggar) ketentuan-ketentuan dalam ajaran Islam.

Akad atau perjanjian yang digunakan dalam Takaful Keluarga yakni perjanjian al mudharabah, al mudharabah musyarakah, wakalah bil ujroh dengan ketentuan hak dan kewajiban sebagaimana diatur sesuai dengan perjanjian.

Dana kontribusi atau premi yang dibayarkan oleh tertanggung (peserta) takaful keluarga biasanya dapat dicicil secara bulanan, 3 bulanan, 6 bulanan, atau tahunan.

Baca juga: Nama-nama Perusahaan Jasa Asuransi Terbaik di Indonesia

Besarnya angsuran minimal ditetapkan oleh perusahaan, dihitung berdasarkan jangka waktu kontrak, jadwal angsuran, dan jumlah pertanggungan.

Premi yang dibayarkan oleh tertanggung dimasukkan ke dalam dua jenis rekening, yaitu rekening peserta yang akan digunakan untuk investasi maupun sumbangan, dan rekening khusus peserta yang digunakan sebagai sumbangan (tabarru’) untuk pembayaran klaim apabila terjadi musibah yang menyebabkan kerugian finansial pada peserta asuransi.


Pengertian Istilah-istilah yang Terdapat Dalam Asuransi Jiwa Syariah

Berikut ini kami akan jelaskan pengertian beberapa istilah yang sering ditemui dalam asuransi jiwa syariah:

- Akad Wakalah bil Ujrah: Akad pemberian kewenangan oleh Pemegang Polis kepada pihak perusahaan Asuransi (insurer) untuk mengelola dan menginvestasikan Kontribusi dengan memberikan sejumlah Biaya (Ujrah) yang telah disepakati.

- Asuransi Dasar: Jenis pertanggungan yang merupakan pertanggungan dasar Polis.

- Asuransi Tambahan: Jenis pertanggungan yang ditambahkan kepada Asuransi Dasar untuk meningkatkan perlindungan dan/atau Manfaat Asuransi.

- Biaya Administrasi: Biaya yang dikenakan sehubungan dengan administrasi Polis dan administrasi Kontribusi Top-up Tunggal, bila ada.

- Biaya Akuisisi: Biaya yang dikenakan kepada peserta asuransi sehubungan dengan permohonan pertanggungan dan penerbitan Polis yang antara lain meliputi biaya-biaya pemeriksaan kesehatan, biaya-biaya pengadaan Polis dan pencetakan dokumen, biaya lapangan, biaya pos dan telekomunikasi serta remunerasi karyawan dan agen.

- Biaya Pengalihan: Biaya yang dikenakan kepada peserta asuransi sehubungan dengan dilakukannya pengalihan dana antar Rekening Subdana Investas.

- Biaya Pengelolaan Dana Investasi: Biaya yang dikenakan kepada peserta asuransi sehubungan dengan pengelolaan aset dalam Rekening Subdana Investasi milik peserta.

- Biaya Pengelolaan Risiko: Biaya yang dikenakan kepada peserta asuransi sehubungan dengan pengelolaan risiko berdasarkan Manfaat Asuransi bagi para peserta yang penghitungannya diambil dari Iuran Tabarru’.

- Biaya Top-up: Biaya yang dikenakan kepada peserta asuransi sehubungan dengan dibayarkannya Kontribusi Top-up Berkala atau Kontribusi Top-up Tunggal.

- Cuti Kontribusi: Berhenti membayar Kontribusi Berkala dan Kontribusi Top-up Berkala namun pertanggungan tetap berlaku, sepanjang Nilai Tunai cukup untuk membayar Iuran Tabarru’, biaya administrasi, dengan selalu mematuhi Syarat dan Ketentuan yang tercantum di dalam Polis.

- Dana Investasi PRUlink Syariah: Kumpulan investasi seluruh peserta asuransi yang dikeluarkan oleh perusahaan asuransi pada suatu jenis investasi.

- Dana Tabarru’: Kumpulan hibah yang terkumpul dari semua peserta asuransi untuk keperluan tolong menolong apabila atas diri Peserta atau Para Peserta terjadi peristiwa yang ditanggung. Hibah tersebut dalam bentuk pembayaran Manfaat Asuransi selain Nilai Tunai.

- Dokter: Seseorang yang memiliki izin praktik sebagai Dokter dari lembaga yang berwenang, dengan batasan yaitu bukan termasuk Anda, Peserta, Penerima Manfaat, tenaga pemasaran asuransi, atau orang-orang yang memiliki hubungan keluarga sedarah atau keluarga angkat Anda, Peserta atau Penerima Manfaat sampai dengan derajat ketiga.

- Harga Unit: Harga Unit suatu jenis Dana Investasi PRUlink Syariah merupakan nilai Dana Investasi PRUlink Syariah tersebut dibagi jumlah semua unit yang dibentuk dari Dana Investasi PRUlink syariah.

- Nilai Dana Investasi PRUlink Syariah: Nilai dari aset masing-masing jenis Dana Investasi PRUlink syariah setelah dikurangi dengan biaya transaksi, biaya pengelolaan dana investasi, serta pajak sehubungan dengan aset jenis dana investasi PRUlink syariah ditambah pengeluaran-pengeluaran lain yang wajib dikeluarkan pemegang polis berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

- Iuran Tabarru’: Hibah suatu jumlah uang ke dalam Dana Tabarru’ yang telah disanggupi pemegang polis, guna keperluan tolong-menolong ketika Peserta atau Para Peserta ada yang mengalami suatu peristiwa yang ditanggung dan harus dibayar Manfaat Asuransi yang bersangkutan.

Istilah-istilah dalam asuransi jiwa syariah |

- Kondisi Kritis: Salah satu kondisi, penyakit atau tindakan yang memenuhi kriteria sesuai kebijakan perusahaan asuransi dan masuk dalam kategori pertanggungan.

- Kontribusi: Sejumlah uang yang dibayarkan oleh pemegang polis kepada pihak asuransi sehubungan dengan diadakannya pertanggungan dan investasi berdasarkan Polis. Terdapat 3 bentuk kontribusi, antara lain Kontribusi Berkala, Kontribusi Top-up Berkala, dan Kontribusi Top-up Tunggal.

- Kontribusi Berkala: Bagian kontribusi yang besarnya sama pada setiap jatuh tempo pembayarannya dan merupakan jumlah minimum yang harus selalu dibayar agar polis dan pertanggungan tetap berlaku, kecuali pemegang polis menggunakan fasilitas Cuti Kontribusi.

- Kontribusi Top-up Berkala: Bagian dari kontribusi yang besarnya sama di setiap tanggal jatuh tempo, setelah dikurangi dengan Biaya Top-up, dan merupakan tambahan dana untuk diinvestasikan. Kontribusi Top-up Berkala harus selalu dibayarkan sesuai perjanjian, kecuali:
a. Pemegang polis dan pihak asuransi mengubah kesepakatan.
b. Pemegang polis menggunakan fasilitas Cuti Kontribusi.
c. Terdapat ketentuan lain berdasarkan Polis.

- Kontribusi Top-up Tunggal: Bagian dari Kontribusi yang besarnya bisa berubah-ubah dan dapat dibayarkan setiap saat sesuai keinginan pemegang polis sepanjang jumlahnya atau jumlah keseluruhannya untuk jangka waktu tertentu berada dalam rentang yang sudah disepakati oleh pemegang polis dan perusahaan asuransi, setelah dikurangi dengan Biaya Top-up. Kontribusi ini merupakan tambahan dana yang fungsinya untuk diinvestasikan.

- Manfaat Asuransi: Jenis manfaat Asuransi Dasar atau manfaat Asuransi Tambahan sebagaimana tercantum dalam Ketentuan Khusus polis yang bersangkutan.

- Nilai Tunai: Nilai dari saldo Unit yang Anda miliki dengan perhitungan berdasarkan Harga Unit pada suatu saat tertentu.

- Para Peserta: Orang (selain Peserta) yang atas jiwanya diadakan pertanggungan berdasarkan pertanggungan jiwa syariah yang dikelola oleh perusahaan jasa asuransi.

- Pemegang Polis: Orang atau badan yang melakukan perjanjian pertanggungan dengan perusahaan jasa asuransi sekaligus berkedudukan sebagai wakil para ahli waris Peserta.

- Penerima Manfaat: Ahli waris pemegang polis dengan ketentuan hukum waris yang berlaku. Untuk menerima Manfaat Asuransi sesuai dengan ketentuan hukum waris yang berlaku bilamana:
a. Tertanggung meninggal dunia sebelum atau pada saat yang sama dengan meninggalnya Peserta, atau
b. Apabila pemegang polis sekaligus berkedudukan sebagai Peserta meninggal dunia.

- Peserta: Orang yang atas dirinya diadakan pertanggungan berdasarkan Polis, terdiri dari:
a. Peserta Utama adalah peserta pada Asuransi Dasar dan Asuransi Tambahan, apabila ada.
b. Peserta Tambahan adalah orang yang merupakan peserta pada Asuransi tambahan selain peserta utama.

- Polis: Perjanjian pertanggungan jiwa syariah antara pihak perusahaan asuransi dan pihak tertanggung. Termasuk di dalamnya Ringkasan Polis, SPAJ Syariah yang telah disetujui, table-tabel, rumus-rumus perhitungan, ketentuan umum polis, ketentuan khusus dan ketentuan lainnya (jika diadakan) beserta segala tambahan/perubahannya yang mencakup syarat-syarat perjanjian pertanggungan jiwa syariah.

- Porsi Investasi: Selisih antara Kontribusi Berkala yang dikurangi dengan Biaya Akuisisi atau selisih antara Kontribusi Top-up Berkala atau Kontribusi Top-up Tunggal yang dikurangi dengan Biaya Top-up, yang dialokasikan untuk investasi.

- Rekening Subdana Investasi: Rekening investasi Pemegang Polis termasuk mutasinya.

- Surat Pengajuan Asuransi Jiwa (SPAJ) Syariah: Permohonan tertulis untuk mengadakan suatu perjanjian pertanggungan jiwa syariah yang dibuat oleh pemegang polis dan ditandatangani sekurang-kurangnya oleh pemegang polis dan orang tertanggung.

- Tanggal Perhitungan: Tanggal dilakukannya perhitungan Harga Unit.

- Uang Pertanggungan: Sejumlah nominal uang sebagaimana tercantum dalam Ringkasan Polis yang merupakan nilai pertanggungan yang dibayarkan dari Dana Tabarru’.

Cacat Total dan Tetap: Cacat sebagai akibat dari kecelakaan atau penyakit yang menyebabkan:

a. Peserta yang berusia paling rendah 6 tahun atau paling tinggi 16 tahun sama sekali tidak dapat berjalan kaki tanpa bantuan orang lain atau kursi roda dan harus tinggal di rumah, rumah sakit atau lembaga lain dengan perawatan dan perhatian medis secara konstan. Tidak termasuk dalam hal ini antara lain kelainan jiwa, cacat mental, neurosis, psikosomatis atau psikosis.

b. Peserta berusia 16 sampai 60 tahun yang sama sekali tidak dapat melakukan pekerjaan apapun untuk mencari nafkah secara terus menerus dengan ketentuan bahwa cacat tersebut tidak berupa kelainan jiwa, cacat mental, neurosis, psikosomatis atau psikosis.

c. Peserta berusia 60 sampai 70 tahun yang sudah tidak dapat melakukan tiga atau lebih aktivitas hidup sehari-hari, seperti beralih atau berpindah tempat, berpakaian, mandi, buang air, dan menyuap.

d. Peserta berusia 6 hingga 70 tahun yang kehilangan fungsi secara total dan tidak dapat dipulihkan atas anggota tubuh antara lain kedua mata, kedua lengan, kedua kaki, satu lengan dan satu kaki, satu mata dan satu lengan, atau satu mata dan satu kaki.

- Kecelakaan: Peristiwa yang tidak diharapkan, terjadi secara tiba-tiba, tidak terduga, tidak disengaja, berasal dari luar, bersifat kekerasan, dan kasat mata. | Istilah-istilah dalam asuransi jiwa syariah

Saya adalah seorang blogger dari Indramayu, saya mulai serius blog pada tahun 2014 ketika saya kelas 11 SMA. Pembaca diperbolehkan mengcopy artikel dengan syarat mencamtumkan link halaman sebagai sumber.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »