Pentingnya Memiliki Asuransi Kecelakaan Sejak Usia Muda

Asuransi Dwiguna | Melindungi diri dengan asuransi dari berbagai risiko finansial adalah cara bijak mempersiapkan diri dari segala kemungkinan buruk yang dapat terjadi di masa depan.

Terdapat banyak produk asuransi yang bisa kita jadikan pilihan, seperti asuransi kesehatan, kendaraan, jiwa, perjalanan, dan asuransi kecelakaan diri (personal accident insurance).


Perbedaan Manfaat Asuransi Kecelakaan Dengan Asuransi Jiwa

Umumnya, asuransi jiwa reguler hanya mencakup proteksi atas risiko kematian seseorang, sedangkan asuransi kecelakaan diri tidak hanya memberi santunan atas risiko meninggal akibat kecelakaan, tapi juga bagi seseorang yang mengalami cacat akibat kecelakaan.

Baca juga: Pengertian dan Jenis-jenis Asuransi Jiwa Dwiguna

Jadi, asuransi kecelakaan akan mencakup perlindungan yang menyeluruh kepada tertanggung terhadap risiko, antara lain:
- Cacat tetap dan sementara akibat kecelakaan.
- Cacat total atau kematian akibat kecelakaan.

Namun, sebelum membeli asuransi kecelakaan ada baiknya kita pahami betul apa saja yang tercakup dalam polis agar tidak terjadi penolakan klaim.

Misalnya, banyak perusahaan asuransi yang memberikan batas persentase tertentu dari total uang pertanggungan dalam hal cacat sementara, dan persentase tersebut bisa berbeda pada tiap perusahaan.

Asuransi kecelakaan diri merupakan penjembatan kesenjangan antara manfaat asuransi jiwa dengan asuransi kesehatan dan biasanya diambil secara individu.

Keunggulan asuransi kecelakaan dibandingkan asuransi jiwa adalah tidak hanya menyediakan uang pertanggungan untuk kasus kematian, melainkan juga memberikan kompensasi terhadap peristiwa kecelakaan.

Hal ini tentu akan sangat berguna apabila seseorang tidak lagi mampu melakukan pekerjaannya secara normal akibat kecelakaan, namun masih ada keluarga yang menggantungkan hidupnya dari orang tersebut.

Oleh karena itu, asuransi kecelakaan sangat dianjurkan bagi siapa saja bahkan sejak usia muda. Dan pastikan besarnya uang pertanggungan sekurang-kurangnya 50 kali gaji bulanan. | Asuransi Dwiguna


Perbedaan Manfaat Asuransi Kecelakaan Dengan Asuransi Kesehatan

Bila mengambil asuransi kesehatan, manfaat yang ditawarkan seperti biaya rumah sakit, dan pertanggungan terhadap penyakit kritis mungkin dapat mengkompensasi pendapatan yang hilang akibat sakit. Hanya saja tidak sekomprehensif asuransi kecelakaan diri.

Misalnya, pada asuransi penyakit kritis, untuk bisa mengklaim manfaat dalam skema asuransi tertanggung harus hidup dalam jangka waktu minimum 30 hingga 90 hari setelah didiagnosa menderita penyakit kritis.

Apalagi, sebagian besar skema asuransi kesehatan juga tidak menawarkan kompensasi untuk hilangnya pendapatan akibat sakit. Itulah sebabnya, mengapa asuransi kecelakaan diri bisa dikatakan sebagai jembatan atau penghubung antara polis asuransi jiwa dan asuransi kesehatan.


Dari ulasan singkat di atas, dapat kita simpulkan antara lain:
1. Asuransi kecelakaan diri hanya dapat diambil secara perorangan bukan kelompok.
2. Asuransi kecelakaan merupakan penghubung kesenjangan antara manfaat asuransi jiwa dengan asuransi kesehatan.
3. Asuransi kecelakaan memberikan pilihan manfaat yang berbeda seperti pertanggungan terhadap cacat sementara maupun permanen, cacat total, dan kematian akibat kecelakaan.

Oleh karena itu, miliki asuransi kecelakaan diri sedini mungkin untuk perlindungan diri terhadap risiko kerugian yang timbul akibat terjadinya kecelakaan. | Asuransi Dwiguna

Sumber:
www.protekita.com

Saya adalah seorang blogger dari Indramayu, saya mulai serius blog pada tahun 2014 ketika saya kelas 11 SMA. Pembaca diperbolehkan mengcopy artikel dengan syarat mencamtumkan link halaman sebagai sumber.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »