Senin, 13 Februari 2017

Cara Kerja dan Manfaat Asuransi Bagi Individu atau Perusahaan

Iklan
Iklan
Asuransi merupakan program yang bertujuan untuk menyediakan perlindungan kepada individu maupun perusahaan terhadap kerugian keuangan yang besar akibat risiko kematian, sakit, kerusakan atau kehilangan harta benda.

Atas pembayaran premi yang diberikan, Individu maupun perusahaan akan mendapat jaminan kompensasi atau penggantian (uang pertanggungan) ketika terjadi suatu risiko yang tercakup dalam polis asuransi.

Dalam kehidupan masyarakat modern, asuransi telah menjadi bagian yang tak terpisahkan, khususnya dalam hal perencanaan keuangan. Beberapa contoh asuransi yang paling umum dapat ditemui di sekitar kita seperti asuransi jiwa, asuransi kendaraan, asuransi kesehatan, dan asuransi kecelakaan.

Meskipun masyarakat sudah sering bersinggungan dengan perasuransian, namun ternyata mereka tidak semuanya mengetahui dengan jelas bagaimana cara kerja asuransi.

Secara garis besar, dapat kita katakan bahwa selalu terdapat risiko dalam setiap lini kehidupan manusia, misalnya kebakaran, kematian, kecelakaan, pencurian, ataupun berbagai musibah yang tentu tidak ada orang yang tahu kapan akan terjadinya.

Sebagian besar orang berharap untuk menghindari kerugian keuangan dengan memperoleh ganti atas sesuatu miliknya yang hilang atau rusak. Di sinilah peran asuransi.

Asuransi merupakan cara untuk melindungi keuangan pribadi dari beban yang tidak semestinya ditanggung oleh seseorang. Asuransi menjadi bagian dari sebuah bentuk manajemen risiko di mana risiko yang mungkin terjadi dipindahkan ke perusahaan asuransi sebagai pertukaran atas pembayaran premi yang dilakukan oleh pemilik asuransi.

Polis asuransi merupakan suatu kontrak yang mengikat secara hukum ketika seseorang membeli asuransi. Di dalam polis asuransi, dijelaskan secara rinci mengenai semua hak, tanggung jawab, dan kewajiban baik dari pihak tertanggung (pemilik asuransi/nasabah) maupun pihak perusahaan asuransi.

Ketika pemilik asuransi menderita kerugian yang tercakup dalam polis, maka dirinya dapat mengajukan klaim ke perusahaan asuransi untuk memperoleh penggantian terhadap kerugian yang telah dideritanya. Pengertian Klaim adalah laporan lengkap dari apa yang hilang atau rusak beserta nilainya.

Besarnya jumlah uang pertanggungan yang akan dibayarkan oleh perusahaan asuransi atas kerugian yang diderita pemegang polis ialah berdasarkan pada jumlah yang telah disepakati (tercantum) dalam polis asuransi.

Saat seseorang atau perusahaan membeli polis asuransi, semua uang yang diperoleh dari premi kemudian digabungkan oleh perusahaan asuransi menjadi apa yang disebut dengan kolam asuransi (insurance pool).

Perusahaan asuransi akan memprediksi dengan menggunakan statistik untuk memperkirakan berapa persen orang atau bisnis yang akan benar-benar menderita kerugian dan mengajukan klaim.

Statistik juga membantu perusahaan menentukan besarnya premi. Pertimbangan lainnya dalam menentukan besaran premi antara lain seperti nilai kredit, dan besarnya uang pertanggungan.

Perusahaan asuransi memperoleh keuntungan dari sebagian besar orang yang diasuransikan namun tidak mengalami kerugian yang termasuk dalam polis, dengan demikian perusahaan asuransi dapat terus beroperasi dan membayar klaim nasabahnya yang mengalami kerugian dengan jumlah yang besar.


Jenis-jenis Asuransi yang Banyak Beredar di Masyarakat

Secara teori, semua polis asuransi bisa tersedia untuk setiap situasi, terutama objek apapun yang memiliki nilai ekonomis, dan berpotensi mengalami risiko kehilangan atau kerusakan. Semuanya bisa diasuransikan tergantung program asuransi apa yang ditawarkan oleh perusahaan.

Bahkan, dalam satu polis asuransi dapat mencakup beberapa macam risiko. Misalnya, polis asuransi rumah yang akan melindungi pemiliknya dari berbagai kerugian akibat bencana, kecelakaan pesawat terbang, kebakaran, dan pencurian.

Sedangkan untuk jenis asuransi yang paling umum ditemui di antaranya seperti asuransi jiwa, asuransi kesehatan, asuransi perjalanan, asuransi kecelakaan, asuransi pendidikan, dan lain-lain.

Ada juga jenis asuransi properti yang akan melindungi pemilik properti dari kerugian akibat hilangnya properti yang dimiliki, seperti kapal, pesawat, tanaman pertanian, dan sebagainya.

Sedangkan asuransi kredit biasanya akan memberikan perlindungan dalam hal pelunasan pinjaman apabila terjadi risiko meninggal dunia, cacat permanen, atau kehilangan pekerjaan pada diri peminjam.

Ketika kita hendak mengikuti program asuransi, pilihlah produk asuransi yang paling tepat dengan kebutuhan, situasi, dan kondisi keuangan Anda agar asuransi yang kita miliki benar-benar dapat memberikan proteksi keuangan sesuai yang diharapkan sehingga kita tidak menyesal di masa depan.

Iklan

Related Posts

Cara Kerja dan Manfaat Asuransi Bagi Individu atau Perusahaan
4/ 5
Oleh