5 Penyebab Klaim Asuransi Anda Tidak Dibayarkan

Pertanggungan asuransi tentu akan sangat membantu ketika kita tengah dilanda musibah, baik itu karena sakit, kecelakaan, kehilangan akibat pencurian, bahkan meninggal dunia.

Akan sangat menjengkelkan apabila musibah terjadi namun klaim asuransi kita tidak dapat dibayarkan oleh Perusahaan Asuransi. Sebab, memang ada beberapa hal yang dapat menyebabkan klaim asuransi kita tidak dibayarkan.

Baca juga: Proses Pengajuan Klaim Asuransi di Prudential

Untuk menghindari hal tersebut, ada baiknya kita ketahui dahulu 5 penyebab klaim asuransi tidak dibayarkan. Agar ketika terjadi musibah yang tercakup dalam polis asuransi, kita bisa memperoleh hak yang memang seharusnya kita terima. Simak ulasannya berikut ini!


1. Adanya Kesalahan Informasi

Ketika seseorang akan memiliki produk asuransi, sebelumnya ia harus mengisi Surat Permohonan Asuransi (SPA). Ada beberapa pertanyaan yang harus dijawab dan diisi dengan jujur oleh seorang calon nasabah di dalam SPA tersebut.

Dari jawaban yang Anda berikan pada SPA inilah nantinya perusahaan asuransi akan melihat apakah perlindungan akan diberikan kepada calon nasabah atau tidak.

Terkadang, ada beberapa calon nasabah yang tidak jujur dalam mengisi SPA. Misalnya, terdapat pertanyaan apakah calon peserta pernah dirawat di RS dalam tahun terakhir, dan mengisinya dengan jawaban TIDAK, padahal Ia pernah dirawat di RS setahun yang lalu. Sehingga, apabila terjadi kematian pada tertanggung dan perusahaan asuransi menemukan bahwa penyebab kematian tersebut karena penyakit yang pernah membuat Ia dirawat di RS setahun yang lalu, maka ada kemungkinan perusahaan asuransi tidak akan membayar Uang Pertanggungan kepada pihak ahli waris.


2. Pengajuan Klaim yang Tidak Tercakup Dalam Polis

Ketika terjadinya suatu risiko disebabkan oleh hal yang memang tidak termasuk dalam klaim (pengecualian) dan telah disebutkan dalam polis, maka perusahaan asuransi tidak akan memberikan manfaat pertanggungan kepada pemegang polis. Dengan kata lain, Uang Pertanggungan bisa saja tidak akan dibayarkan oleh perusahaan asuransi.

Hal-hal yang termasuk dalam “pengecualian” bisa bervariasi di masing-masing perusahaan asuransi. Tetapi pada umumnya, klaim yang tidak termasuk dalam pertanggungan asuransi jiwa, antara lain:
- Kematian karena bunuh diri.
- Kematian karena melakukan tindak kriminal.
- Kematian karena penyakit AIDS.
- Kematian karena penyakit kritis.
- Kematian yang terjadi pada tahun pertama Tertanggung mengikuti program asuransi.
- Kematian karena force majeure.
- Kematian akibat hal-hal yang tidak bisa dihindari, seperti perang, bencana alam, atau huru-hara yang tidak tercantum dalam klausul perjanjian.

Nah, pada praktiknya pengecualian-pengecualian tersebut kerapkali tidak dibaca dengan cermat oleh nasabah sehingga nasabah merasa dirugikan ketika Uang Pertanggungan tidak dibayarkan oleh asuransi.

Oleh sebab itu, bila Anda memiliki polis asuransi, sempatkanlah untuk membacanya lagi dengan cermat semua hal yang tercakup dalam klaim asuransi yang Anda ikuti.


3. Klaim Telah Melewati Batas Waktu Pengajuan

Pada umumnya, terdapat batasan waktu pengajuan klaim yang ditetapkan oleh perusahaan asuransi dan telah disebutkan dalam polis. Biasanya, batasan waktu yang ditetapkan oleh perusahaan asuransi yaitu selama 3 bulan.

Nah, ketika nasabah mengajukan klaim yang telah melewati batas waktu tersebut, perusahaan asuransi akan sulit untuk memenuhi klaim yang diajukan oleh nasabah sehingga pengajuan klaim Anda tidak akan dibayarkan.


4. Kurangnya Kelengkapan Dokumen Dalam Pengajuan Klaim

Saat pengajuan klaim dilakukan, biasanya perusahaan asuransi membutuhkan kelengkapan dokumen yang telah dipersyaratkan dalam prosedur pengajuan klaim.

Apabila ada kelengkapan dokumen yang masih kurang, perusahaan asuransi biasanya akan menghubungi pihak tertanggung atau ahli waris untuk segera melengkapi data atau dokumen tersebut. Dan jika dalam batas waktu tertentu kekurangan dokumen masih belum dipenuhi, klaim yang diajukan bisa dianggap batal dan perusahaan asuransi tidak akan membayar uang pertanggungan Anda.


5. Adanya Tagihan Premi yang Belum Dibayar Nasabah

Di setiap program asuransi, ada premi yang wajib dibayarkan oleh nasabah dengan besaran dan jangka waktu yang telah disepakati dalam polis. Pembayaran premi ini harus terus dibayarkan agar polis asuransi Anda tetap aktif, dan nasabah tetap memperoleh manfaat pertanggungan dari program asuransi yang Ia ikuti.

Apabila ada tagihan premi yang belum terbayar, maka ada kemungkinan uang pertanggungan Anda tidak akan dibayar oleh asuransi.


Demikian informasi mengenai 5 penyebab pengajuan klaim Anda tidak dibayarkan oleh asuransi. Kita harus lebih cermat dalam membaca polis dan mematuhi setiap kesepakatan yang telah dibuat dalam polis asuransi.

Saya adalah seorang blogger dari Indramayu, saya mulai serius blog pada tahun 2014 ketika saya kelas 11 SMA. Pembaca diperbolehkan mengcopy artikel dengan syarat mencamtumkan link halaman sebagai sumber.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »