Kamis, 16 Februari 2017

Tips Berasuransi Secara Cerdas

Iklan
Iklan
Dalam beberapa tahun terakhir ini, industri asuransi di Indonesia terus mengalami pertumbuhan yang signifikan. Hal ini tentu menggambarkan bagaimana meningkatnya kesadaran masyarakat yang mulai memahami pentingnya berasuransi.

Di setiap harinya, tanpa disadari kita memang berhadapan dengan berbagai macam risiko, dari mulai risiko kesehatan, kematian, kerusakan, hingga risiko kehilangan aset yang berharga.

Dari berbagai risiko tersebut, tentunya akan menimbulkan kerugian dari segi finansial. Oleh karena itu, di sinilah peran asuransi untuk menanggulangi kerugian finansial dari akibat risiko yang dapat terjadi pada siapa saja, kapan saja, dan di mana saja.

Di sisi lain, belakangan mulai berkembang pula asuransi yang tidak hanya berfungsi sebagai proteksi, tapi juga sebagai salah satu bentuk investasi.

Banyaknya agen-agen asuransi yang menawarkan beragam produk asuransi juga perlu disikapi dengan hati-hati oleh masyarakat. Karena, tak jarang tawaran-tawaran menggiurkan dari para agen asuransi ternyata tidak sesuai dengan kebutuhan proteksi yang kita perlukan.

Jangan sampai nantinya kita menyesal karena premi yang telah dibayarkan setiap bulan, ternyata tidak mampu meng-cover kerugian finansial dari suatu risiko yang kita alami. Bahkan, malah membuat kita merugi dan merasa telah ditipu oleh asuransi.

Lantas, bagaimana agar kita tidak tertipu dengan penawaran asuransi yang menggiurkan? Nah, berikut ini kami akan berbagi tips berasuransi secara cerdas agar kita mendapatkan program asuransi yang terbaik, dan sesuai dengan kebutuhan.


1. Pilih Produk Asuransi yang Sesuai Kebutuhan

Kita harus cermat dalam memilih produk asuransi yang sesuai dengan kebutuhan. Jangan hanya tertarik dengan promo dan hadiah yang ditawarkan, apalagi bila terpaksa karena merasa ‘tidak enak’ dengan teman.

Ada baiknya kita melakukan konsultasi atau bertanya-tanya terlebih dahulu dengan kerabat maupun pihak-pihak yang paham betul dengan asuransi.


2. Pastikan Agen Asuransi Anda Profesional

Ketika sudah tahu produk asuransi apa yang sesuai dengan kebutuhan proteksi Anda, pastikan juga agen asuransi yang membantu mengurus pembelian produk asuransi Anda adalah agen yang dapat dipercaya, profesional, memiliki sertifikat keagenan, dan mampu menjelaskan produk asuransi tersebut secara detail.


3. Kenali Kapasitas Perusahaan Asuransi

Kita juga perlu mengetahui lebih banyak kapasitas perusahaan asuransi yang akan dipilih. Terutama berhubungan dengan pelayanan klaim. Lakukan studi kecil-kecilan dengan mencari referensi di internet atau dari informasi kerabat maupun teman.

Bila Anda masih bingung, beberapa tips yang bisa diterapkan dalam memilih perusahaan asuransi yang baik, antara lain:

- Pastikan perusahaan asuransi yang akan dipilih terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

- Perhatikan bagaimana kapasitas keuangan perusahaan asuransi yang akan dipilih. Minimal memiliki besaran risk base capital sebesar 120 persen. Biasanya, perusahaan asuransi akan mempublikasikan kondisi asetnya melalui media.

- Perusahaan asuransi yang baik memiliki underwriter yang ahli dan berpengalaman. Anda dapat mencari tahu dengan melihat profil perusahaan asuransi yang bersangkutan. Regulasi mensyaratkan perusahaan asuransi mempunyai tenaga ahli di kantor pusat, serta ajun ahli dan aktuaris di semua kantor cabangnya.

- Cermati gambaran mengenai kualitas jasa yang telah diberika oleh perusahaan asuransi yang bersangkutan, misalnya berapa lama proses penerbitan polis, pelayanan maupun servis tambahan yang diberikan, serta kualitas rekanan yang ditunjuk seperti rumah sakit, bengkel rekanan, dan lain-lain.


4. Tanyakan Manfaat Pertanggungan Secara Rinci

Sebelum Anda memutuskan membeli produk asuransi, tanyakan dulu secara detail mengenai manfaat pertanggungan apa saja yang akan diberikan program asuransi tersebut, kondisi seperti apa yang dipersyaratkan, dan pengecualian dalam jaminannya. Karena, hal ini seringkali menjadi alasan penolakan klaim oleh pihak perusahaan asuransi.

Apabila Anda telah mantap untuk memilih produk dan perusahaan asuransi yang sesuai dengan kebutuhan, silahkan untuk mengisi data di SPPA (Surat Permohonan Pertanggungan Asuransi) atau SPAJ (Surat Permintaan Asuransi Jiwa) dengan lengkap, jelas, jujur, dan ditandatangani.


5. Pembayaran Premi

Selanjutnya, ketahui periode yang diperkenankan dalam pembayaran premi. Jangan sampai terlambat (outstanding) dalam pembayaran premi, karena bila terjadi risiko yang tercakup dalam klaim dan ternyata ada keterlambatan dalam pembayaran klaim, bisa-bisa klaim Anda tidak akan dibayarkan oleh perusahaan Asuransi.

Perihal periode pembayaran premi biasanya diperkenankan paling lambat 14 hari setelah tanggal jatuh tempo, atau tergantung pada ketentuan yang tercantum dalam polis.


6. Baca Polis Dengan Teliti

Terakhir, apabila Anda telah menerima polis, baca kembali dengan teliti isi polis tersebut beserta semua lampiran yang Anda terima dari perusahaan asuransi.

Jika terdapat ketidaksesuaian isi polis dengan yang disampaikan oleh agen, maka Anda bisa mengajukan perubahan atau pembatalan terhadap polis tersebut.


Demikian tips-tips yang dapat kami sampaikan kepada Anda dalam memilih produk dan perusahaan asuransi yang tepat dan terbaik. Semoga dapat membantu Anda untuk lebih cerdas berasuransi.

Iklan

Related Posts

Tips Berasuransi Secara Cerdas
4/ 5
Oleh