Tips Pengajuan Klaim Asuransi Jiwa Allianz Dengan Mudah dan Cepat

Pada dasarnya, asuransi bukanlah suatu bentuk program ganti rugi melainkan suatu bentuk program berbagi risiko yang seharusnya ditanggung seseorang menjadi ditanggung banyak orang sehingga dapat meringankan kerugian yang dialami seseorang akibat terjadinya suatu risiko yang dipertanggungkan.

Sekarang ini ada banyak sekali macam jenis dari produk asuransi, namun asuransi jiwa adalah salah satu jenis asuransi yang paling sering kita temui.

baca juga: Tips Mengajukan Klaim Dengan Cepat dan Mudah

Premi adalah hak bagi perusahaan asuransi yang wajib dibayar oleh tertanggung. Sedangkan klaim menjadi hak bagi pihak tertanggung dan wajib dibayarkan oleh perusahaan asuransi sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak yang tercantum dalam polis.

Tidak sedikit orang yang ternyata masih kebingungan saat hendak mengajukan klaim asuransi jiwa Allianz. Padahal klaim asuransi jiwa Allianz dapat diurus dengan mudah dan cepat.

Nah, bagi Anda yang masih kesulitan dalam mengurus klaim asuransi jiwa, berikut ini kami akan bagikan beberapa tips dalam yang dapat dijadikan pedoman ketika mengajukan klaim asuransi jiwa Allianz. Simak ulasannya di bawah ini!


1. Persiapkan Berkas-berkas yang Diperlukan

Langkah pertama dalam mengajukan klaim asuransi jiwa, pihak ahli waris (penerima manfaat) harus menginformasikan kepada perusahaan asuransi bahwa tertanggung telah meninggal dunia.

Sebelum mendatangi kantor asuransi Allianz ada beberapa berkas yang perlu dipersiapkan, antara lain:
- Polis dan Endorsement (asli).
- Surat Keterangan Dokter yang mencantumkan penyebab kematian tertanggung.
- Surat Keterangan Meninggal Dunia dari Kelurahan atau Rumah Sakit.
- Surat Bukti Pemakaman dari Dinas Pemakaman setempat.
- Surat Keterangan Pemeriksaan Jenazah dari Rumah Sakit jika tertanggung sempat dirujuk ke rumah sakit.


2. Isi dan Lengkapi Formulir Klaim

Sebelum mengisi formulir klaim, biasanya perusahaan asuransi akan menanyakan hal-hal yang berkaitan dengan tertanggung, seperti nomor polis asuransi, status polis, dan informasi-informasi lain yang ada kaitannya dengan kematian tertanggung.

Selanjutnya, perusahaan asuransi akan memberikan formulir klaim asuransi jiwa. Isi dengan lengkap formulir klaim asuransi jiwa tersebut, dan lampirkan berkas-berkas yang sebelumnya telah Anda persiapkan.


3. Perusahaan Asuransi Memeriksa Klaim Anda

Bila semua berkas dan formulir telah lengkap, perusahaan asuransi akan memproses klaim dan memeriksanya. Pengecekan yang dilakukan biasanya terkait dengan status polis asuransi apakah masih atau tidak, data diri tertanggung, informasi seputar kematian tertanggung, dan verifikasi bukti-bukti terkait kematian tertanggung.


4. Persetujuan Klaim dan Pembayaran Uang Pertanggungan

Apabila klaim dinilai sah dan benar adanya, perusahaan asuransi akan menyetujui klaim tersebut dan melakukan perhitungan kewajiban yang harus dibayar perusahaan kepada ahli waris tertanggung atau penerima manfaat.

Biasanya, pembayaran dilakukan melalui rekening bank sehingga Anda perlu memberikan informasi mengenai rekening bank Anda kepada perusahaan asuransi.

Ada kalanya proses klaim asuransi jiwa membutuhkan waktu yang cukup lama karena perusahaan asuransi akan sangat berhati-hati dan teliti dalam memverifikasi semua informasi terkait kematian tertanggung, terutama bila uang pertanggungan yang akan dibayarkan bernilai besar.

Tapi, tak perlu risau apabila semua informasi yang diberikan benar adanya, uang pertanggungan akan tetap diberikan kepada yang berhak menerimanya.

Sumber:
http://www.asuransi-jiwa.org/prosedur-klaim-asuransi-jiwa/

Saya adalah seorang blogger dari Indramayu, saya mulai serius blog pada tahun 2014 ketika saya kelas 11 SMA. Pembaca diperbolehkan mengcopy artikel dengan syarat mencamtumkan link halaman sebagai sumber.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »