Mengapa Klaim Asuransi Kendaraan Anda Ditolak? Ini Alasannya

Mengapa Klaim Asuransi Kendaraan Anda Ditolak? Ini Alasannya
Cara pencairan asuransi | Kendaraan merupakan aset yang memerlukan perlindungan dari segala macam risiko kerugian yang bisa terjadi kapan saja, dan di mana saja. Asuransi kendaraan saat ini banyak digunakan sebagai perlindungan terhadap kendaraan.

Risiko terjadinya pencurian kendaraan dan kecelakaan lalu lintas menjadi risiko yang tak bisa diduga kapan terjadinya, dan dapat menimpa siapa saja. Apalagi untuk kendaraan yang sering digunakan untuk menunjang aktivitas sehari-hari, tentu berbagai risiko yang mungkin terjadi akan lebih tinggi.

Akan tetapi, meski pemilik kendaraan telah mengasuransikan kendaraan kesayangannya, tetap saja ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Jangan sampai nantinya Anda dianggap telah melanggar kebijakan yang telah disepakati sehingga perusahaan asuransi menolak klaim pertanggungan Anda.

Baca juga: Cara Mengajukan Klaim Asuransi Kendaraan Untuk Korban Banjir

Menanggapi hal demikian, Iwan Pranoto, selaku Head of Communication and Event dari Asuransi Astra mengatakan bahwa ada beberapa hal terkait penyebab klaim asuransi kendaraan ditolak, salah satunya adalah kecelakaan yang diakibatkan karena pengguna kendaraan melanggar aturan-aturan lalu lintas.

Penggantian tetap diberikan kepada nasabah apabila sudah melakukan semua hal sesuai dengan peraturan. Misalnya, apabila kendaraan dipakai untuk melakukan tindak kriminal, atau ketika terjadi kecelakaan pengemudi menerobos lampu, jika penyebabnya seperti ini maka klaim tidak bisa dilakukan alias ditolak.

Penggunaan kendaraan yang menyalahi aturan, maka tidak dapat dicairkan klaimnya. Ada poin-poin yang tertera dalam polis asuransi dan harus ditaati. Penyebab lain misalnya membeli sepeda motor untuk digunakan balapan, maka tidak akan mendapat penggantian dari perusahaan asuransi.

Berhubungan dengan cara pengajuan klaim, nasabah cukup melengkapi beberapa dokumen yang diminta oleh pihak asuransi, dan menunggu sekitar 2 minggu apabila kendaraan hilang atau dicuri.

Sedangkan untuk kasus kecelakaan, perusahaan asuransi biasanya memiliki bengkel rekanan, jadi nasabah tidak perlu khawatir. Tata cara klaimnya juga mudah, konsumen cukup melengkapi dokumen yang dibutuhkan pihak asuransi. | Cara pencairan asuransi

Mengenai lama proses pencairan uangnya itu tergantung, bila dokumen yang diperlukan sudah diterima pihak asuransi, dan lolos investigasi, setidaknya dalam waktu 2 minggu klaim sudah bisa cair.

Terutama mengenai kelengkapan surat dan dokumen yang dibutuhkan, bila sudah lengkap, maka pencairan klaim juga tidak perlu menunggu waktu lama.


Pihak Asuransi Akan Mengganti Dalam Bentuk Tunai

Dengan memiliki asuransi kendaraan tentu akan meringankan beban pemilik kendaraan apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Kecelakaan dan pencurian merupakan dua faktor risiko yang sering dialami oleh pemiliki kendaraan. Tanpa asuransi, pemilik kendaraan tentu akan mengalami kerugian yang besar ketika kendaraan hilang karena dicuri orang, atau hancur karena kecelakaan.

Iwan Pranoto, selaku Head of Communication and Event Asuransi Astra juga menambahkan, untuk pemilik kendaraan yang mengalami kehilangan, maka ia akan mendapatkan penggantian berupa uang tunai.

Besarnya penggantian tersebut dapat berbeda-beda, tergantung tahun pembuatan kendaraan, karena biasanya semakin tua usia kendaraan, semakin menurun pula harganya.

Asuransi melakukan penggantian dalam bentuk tunai karena menyesuaikan dengan nilai kendaraan saat itu, bukan dihitung dalam kondisi baru. Apalagi, saat ini untuk kendaraan baru harganya selalu mengalami kenaikan tiap tahun.

Jadi, perusahaan asuransi akan mengganti klaim kehilangan dalam bentuk tunai dan tidak mungkin mengganti kendaraan yang hilang dengan yang baru. | Cara pencairan asuransi

Sumber:
http://otomotif.news.viva.co.id/news/read/832775-kenali-penyebab-klaim-asuransi-kendaraan-ditolak

Saya adalah seorang blogger dari Indramayu, saya mulai serius blog pada tahun 2014 ketika saya kelas 11 SMA. Pembaca diperbolehkan mengcopy artikel dengan syarat mencamtumkan link halaman sebagai sumber.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »