Target AJB untuk Masuk Dalam 10 Besar Asuransi Jiwa di Tanah Air

Manajemen Statuter Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912 (AJBB) telah meluncurkan PT Asuransi Jiwa Bumiputera (AJB), sebagai pengganti serta penerus perusahaan asuransi nasional tertua di Indonesia. PT Asuransi Jiwa Bumiputera merupakan perusahaan yang nantinya menggantikan dan meneruskan penjualan produk-produk baru asuransi jiwa.

Pengelola statuter untuk perusahaan asuransi jiwa tertua di Indonesia tersebut sebelumnya memang telah ditunjuk oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) guna mempercepat proses penguatan.

Didi Achdijat selaku Koordinator Pengelola Statuter AJBB yakin bahwa AJB akan turut mewarnai industri asuransi di Tanah Air. Jaringan luas yang telah dibangun selama 105 tahun, dan membawa nama Bumiputera yang cukup dikenal di kalangan pengguna asuransi Indonesia, tentunya menjadi keunggulan tersendiri bagi perusahaan AJB.

Baca juga: Pihak Asuransi Kendaraan Akan Menyelidiki Setiap Klaim Kehilangan

Asuransi Jiwa Bumiputera optimis, dengan jajaran direksi yang berpengalaman di industri asuransi akan menjadikannya perusahaan asuransi nasional yang melegenda namun dengan semangat dan kekuatan baru.

Penambahan modal akan lebih mudah dilakukan dengan bentuk perseroan terbatas (PT), sehingga performa perusahaan juga akan lebih mudah ditingkatkan.

Dengan bentuk baru ini, AJB akan menjadi lebih fleksibel dan mudah dalam menyesuaikan diri di industri asuransi yang sangat dinamis.

Wiroyo Karsono selaku Direktur Utama AJB optimis, AJB akan menjadi perusahaan yang diperhitungkan dalam persaingan dengan banyak perusahaan asuransi (joint venture) asing yang lebih dulu menguasai pangsa pasar di kota-kota besar.

Pihaknya bertekad bahwa dalam kurun waktu dua sampai tiga tahun mendatang, Bumiputera akan mampu menjadi 10 besar perusahaan asuransi di Indonesia yang kembali diperhitungkan meskipun sebelumnya telah mengalami berbagai isu negatif.

Disebutkan oleh Wiroyo, 40 persen laba bersih AJB akan disetorkan kepada AJBB sebagai salah satu pendapatan (income) yang diproyeksikan guna menyokong pembayaran klaim pemegang polis di AJBB.

40 persen laba bersih yang diberikan tersebut bukanlah hadiah, namun sebagai pembayaran atas penggunaan intangible asset Bumiputera yang digunakan oleh AJB. Intangible asset tersebut antara lain seperti nama Bumiputera, Jaringan, SDM, dan juga 25 ribu agen yang berpengalaman.

Saya adalah seorang blogger dari Indramayu, saya mulai serius blog pada tahun 2014 ketika saya kelas 11 SMA. Pembaca diperbolehkan mengcopy artikel dengan syarat mencamtumkan link halaman sebagai sumber.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »