Cara Mudah Klaim Asuransi di Himalaya Insurance

Himalaya Insurance
Asuransi Himalaya Pelindung atau lebih dikenal dengan nama Himalaya Insurance adalah Perusahaan Asuransi Umum yang berdiri sejak 1983 dan berkantor pusat di Jakarta.

Perusahaan ini juga memiliki banyak produk dan layanan diantaranya kendaraan, kebakaran, terorisme dan lain-lain.



Proses pengajuan dan proses klaim pada PT Asuransi Himalaya Pelindung secara keseluruhan relatif sederhana. Pertama isilah formulir laporan klaim dan melengkapi dokumen yang dibutuhkan, maka tim Himalaya akan menganalisa lebih lanjut klaim sesuai dengan kondisi pertanggungan yang ada. Hal utama yg perlu dipastikan adalah kerugian yang Anda alami memang dijamin dalam polis.

Prosedur Klaim Secara Singkat :
  1. Melapor klaim ke pihak Himalaya
  2. Siapkan dan serahkan dokumen
  3. Survey
  4. Klaim disetujui
  5. Penggantian Kerugian

Himalaya Insurance 1

Sedangkan untuk klaim asuransi kendaraan berikut tahapan-tahapannya :

Melaporkan dan diikuti laporan tertulis ke Kantor Pusat atau Cabang PT. Asuransi Himalaya Pelindung dalam waktu 5 (lima) hari kalender setelah terjadinya kecelakaan yang mungkin menimbulkan alasan bagi Tertanggung atau Pihak Ketiga untuk mengajukan klaim.

Dokumen-dokumen pendukung klaim yang perlu dipersiapkan yaitu sebagai berikut :


Untuk Kerugian Sebagian :


1. Laporan kerugian termasuk kronologis kejaian.

2. Fotocopy :
  • Polis, Sertifikat, Lampiran/ Endorsement
  • Surat Izin Mengemudi milik Pengemudi pada saat kejadian, Surat Tanda Nomor Kendaraan, Kartu Tanda Penduduk.

Untuk Kerugian Total :


1. Laporan kerugian termasuk kronologis kejdian.

2. Dokumen asli :
  • Polis, Sertifikat, Lampiran / Endorsement
  • Surat Tanda Nomor Kendaraan, Buku Pemilik Kendaraan Bermotor, Faktur Pembelian, Blangko Kwitansi dan surat penyerahan hak milik yang sudah ditandatangani Tertanggung.
  • Dokumen yang diperlukan sesuai ketentuan yang berlaku untuk Kendaraan Bermotor diplomatik atau badan inetrnasional.
  • Buku Kir untuk kendaraan yang wajib Kir.
  • Surat Keterangan Kepolisian Daerah, dalam hal kehilangan keseluruhan.
  • Surat Keterangan Pemblokiran Surat Tanda Nomor Kendaraan, dalam hal kehilangan keseluruhan.
3. Fotocopy Surat Izin Mengemudi milik Pengemudi pada saat kejadian, Kartu Tanda Penduduk Tertanggung.

Sumber : http://www.himalayains.com/pages/claim