7 Jenis Asuransi Reksadana yang Beredar Di Indonesia

Asuransi reksadana – Anda seorang investor pemula dan tertarik untuk investasi asuransi? Ada banyak jenis investasi asuransi yang bisa Anda coba pilih. Mulai dari asuransi investasi prulink dengan berbagai jenisnya, sampai dengan asuransi investasi reksadana juga bisa Anda jadikan pilihan.

Namun keduanya juga memiliki banyak kelebihan dan kelemahan. Karenanya ada baiknya Anda memahami dulu apa saja jenis – jenisnya agar bisa memantapkan pilihan. Namun pada kesempatan kali ini kita akan coba bahas dulu apa saja yang menjadi jenis – jenis dari asuransi reksadana. Langsung saja simak informasi berikut ini!

Jenis Asuransi Reksadana yang Bisa Dijadikan Pilihan

Asuransi reksadana yang bisa dipilih sebagai asuransi yang cocok untuk kegiatan investasi ada beragam jenis. Beberapa jenis dari asuransi investasi yang bisa dijadikan pilihan diantaranya :

1. Reksa Dana Pasar Uang
Jenis asuransi reksadana yang satu ini merupakan reksadana yang investasinya ditanam pada efek. Dan asuransi reksadana pasar uang ini bersifat seperti utang dengan jatuh tempo kurang dari satu tahun. Jenis asuransi reksadana ini mayoritas investasinya pada efek pasar uang seperti halnya SBI (Surat Bank Indonesia), surat utang berjangka yang kurang dari 1 tahun, deposito berjangka sampai dengan tabungan.  

Jenis Asuransi Reksadana
2. Reksadana Pendapatan Tetap
Untuk jenis asuransi reksadana yang kedua adalah jenis asuransi reksadana pendapatan tetap. Reksadana ini minimal sekitar 80% dari dana yang dikelola dalam bentuk efek dan bersifat seperti utang. Baik itu surat utang negara maupun surat utang perusahaan yang berjangka lebih dari 1 tahun.

Baca dulu:
3. Reksadana Saham
Selain jenis reksadana tersebut, jenis asuransi reksadana lainnya yang bisa dijadikan pilihan asuransi adalah reksadana saham. Reksadana ini memiliki pendapatan minimal 80% dari dana yang dikelola diinvestasikan dalam bentuk efek ekuitas atau saham. Dan reksadana saham ini banyak dibilang lebih menguntungkan jika dibandingkan dengan jenis reksadana yang sebelumnya.

4. Reksadana Campuran
Untuk reksadana yang satu ini alokasinya merupakan kombinasi antara efek ekuitas atau saham dengan efek hutang atau obligasi dimana masing – masing efek tidak ada yang melebihi angka 80%. Perbandingan ini sangat wajar dan memberikan keuntungan bagi pihak pemilik polis asuransi reksadana.

Baca juga: 
5. Reksadana Terproteksi
Untuk jenis reksadana yang satu ini merupakan jenis reksadana yang waktu pembeliannya ditentukan oleh MI yang menerbitkan dan menjual dan hanya dapat dilakukan setelah jangka waktu tertentu. Jika memang melakukan penjualan sebelum jangka waktu yang ditentukan maka dikenakan penalti yang juga cukup besar.

6. Reksadana Indeks

Reksadana indeks ini merupakan sebuah jenis asuransi reksadana yang komposisinya berupa portofolio yang disusun menyerupai indeks tertentu sehingga mengenai return yang diberikan setara dengan indeks yang telah diikuti dan hal ini cukup menarik untuk Anda coba jadikan nilai investasi.

7. Reksadana ETF (Exchange Traded Fund)
Reksadana jenis ini berbentuk Kontrak Investasi Kolektif yang unit penyertaannya diperdagangkan pada bursa seperti halnya saham. Dan mengenai kinerja dari reksadana ETF (Exchange Traded Fund) ini dapat berupa indeks saham atau indeks obligasi. Para investor pemegang unit ETF juga dapat dengan mudah bertransaksi pada bursa setiap saat selama jam perdagangan. Dan untuk ETF ini merupakan sebuah wahana investasi yang bisa dibilang cukup baru di Indonesia.

Produk ETF ini ada 2 macam yaitu ABF IBI Fund dan juga premier ETF LQ45. ABF IBI Fund menggunakan portofolio indeks obligasi sebagai patokan sementara untuk premier ETF LQ45 menggunakan indeks LQ45 sebagai indeks patokannya. Walaupun demikian harga ETF dapat langsung diketahui saat dibeli dan pembeliannya juga dilakukan pada saat bursa tetapi bukan berarti ETF saham. ETF ini juga berbeda dengan saham karena ETF ini memiliki prinsip verifikasi yang sama dengan reksadana. Walaupun demikian ETF juga sering disebut sebagai pengembangan reksadana indeks namun ada sedikit perbedaan diantara keduanya.

Demikian sedikit informasi yang bisa kami berikan sehubungan dengan jenis asuransi reksadana yang bisa dijadikan pilihan. Semoga informasi yang kami berikan bermanfaat dan pilih jenis asuransi reksadana yang memang terbaik untuk Anda.