Loading...

Bagaimana Cara Mencairkan BPJS Tanpa Paklaring, Apakah Bisa?

Ditinsurance.com - Jika anda telah berhenti bekerja pada suatu  perusahaan, anda berhak dibuatkan Paklaring atau surat pengalaman kerja/surat referensi/surat rekomendasi dari perusahaan. Surat tersebut amat sangat penting, karena merupakan salah satu dokumen syarat untuk mengambil uang JHT. Tanpa Paklaring, saldo JHT Jamsostek akan sulit cair. Lalu apakah bisa mencairkan BPJS tanpa paklaring ?

Apa itu Paklaring?  Paklaring adalah surat keterangan  bahwa anda pernah bekerja di suatu perusahaan, dan dalam surat tersebut tercantum  tanggal mulai bekerja sampai tanggal berhenti bekerja yang dikeluarkan oleh perusahaan pada saat karyawan atau pegawai keluar atau berhenti bekerja. Sebelum membahas syarat mencairkan bpjs tanpa paklaring  sebaiknya kita intip dulu manfaat dari surat paklaring.

Bagaimana Cara Mencairkan BPJS Tanpa Paklaring, Apakah Bisa?

 Cara Mencairkan BPJS Tanpa Paklaring

Surat Paklaring memiliki beberapa manfaat yaitu :

1. Untuk Mencairkan dana JHT BPJS Ketenagakerjaan

Jadi Salah satu kegunaan dari surat paklaring adakah digunakan untuk klaim pencairan dana JHT atau Jaminan Hari Tua BPJS Ketenagakerjaan. Ya surat paklaring adalah cara mencairkan bpjs ketenagakerjaan online. Anda harus memfotokopi terlebih dahulu surat paklaring  tersebut, lalu mendatangi dinas ke tenaga kerjaan untuk melakukan proses legalisir.

2. Melamar pekerjaan di perusahaan lain

Sebenarnya tidak semua perusahaan minta surat paklaring sebagai syarat melamar kerja, namun sebagian besar pelamar yang memiliki jam terbang tinggi seperti posisi supervisor ke atas akan dimintai surat paklaring ini sebagai bukti bahwa orang tersebut pernah bekerja di perusahaan yang tertera di Curiculum Vitae atau CV.

3. Sebagai beasiswa jalur professional

Anda juga dapat menggunakan surat paklaring sebagai syarat pengajuan beasiswa jalur profesional, demi melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.

4. Pengajuan pinjaman dana ke bank

Surat paklaring bisa anda gunakan untuk mengajukan pinjaman dana ke bank.  Seperti Kredit Kendaraan Bermotor (KRB), pinjaman Kredit Tanpa Agunan (KTA),  sampai Kredit Pemilikan Rumah (KPR) membutuhkan surat paklaring sebagai dokumen pendukung selain bukti salinan slip gaji.

Nah, jadi dapat  dikatakan bahwa Surat Paklaring ini penting adanya. Apalagi surat Paklaring sangat penting bagi para tenaga kerja yang sudah menjadi peserta asuransi BPJS Ketenagakerjaan. 

BPJS Ketenagakerjaan memiliki program JHT (Jaminan Hari Tua) berupa tabungan yang bisa dicairkan jika sudah memenuhi syarat dan kondisi yang sudah ditentukan. Point diatas menyebutkan syarat pentingnya adalah berkas dokumen berupa Surat Paklaring ini untuk dapat mencairkan JHT BPJS TK.

Seperti yang kita tahu syarat pencairan bpjs ketenagakerjaan 2020 100 % adalah :

1. Sudah berhenti bekerja (PHK/resign). 
2. Kartu BPJS Ketenagakerjaan / Jamsostek. 
3. Paklaring atau Surat pengalaman bekerja/surat keterangan sudah berhenti bekerja.
4. KTP atau SIM. 
5. Kartu Keluarga (KK). 
6. Buku Tabungan untuk Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan. 
7. Fotokopi point 1 sampai 6 diatas minimal sebanyak 1 lembar .
8. Sertakan juga pas foto 3×4 dan 4×6 masing-masing 4 rangkap.

Lalu, bagaimana jika ternyata kita terlanjur tidak memilki Surat Paklaring untuk mencairkan JHT Jamsostek (BPJS TK), bagaimana mencairkan bpjs tanpa paklaring ? apakah bisa mencairkan bpjs tanpa paklaring

Jika surat paklaring hilang maka solusinya adalah membuat kembali paklaring dari perusahaan yang bersangkutan Bpjs melalui fanspage resmi BPJS Ketenagakerjan menyatakan bahwa untuk paklaring hilang maka salah satu solusinya adalah membuat surat keterangan kehilangan dari pihak kepolisian, dengan mencantumkan nama perusahaan tempat bekerja di dalamnya.

BACA:

Sebenarnya berkasnya tidak harus berupa Paklaring atau yang selama ini disebut juga surat pengalaman kerja. Bisa juga sekedar surat rekomendasi atau surat referensi atau surat keterangan dari perusahaan, yang isi suratnya menerangkan bahwa surat tersebut sebagai syarat mengklaim tabungan Jaminan Hari Tua (JHT). Bisa dibilang semacam surat jalan. Yang penting di dalam surat tersebut mencantumkan tanggal kapan anda mulai bekerja, hingga tanggal kapan anda berhenti bekerja. Ini bagi anda yang berhenti bekerja atas kemauan sendiri atau mengundurkan diri (resign). Jadi jelas ya bagaimana cara mencairkan bpjs tanpa paklaring asli.

Mengingat bahwa isi dari surat keterangan tersebut hanya menyatakan tanda berhenti bekerja, maka hanya bisa difungsikan untuk mengurus klaim dan pencairan dana JHT BPJS saja. Tidak berlaku misalnya dipakai untuk keperluan selain itu, seperti digunakan untuk surat pengalaman kerja.

Sedangkan bagi anda yang berhenti kerjanya karena diberhentikan oleh perusahaan atau di-PHK, berkas persyaratan klaim JHT-nya berupa surat keterangan Pemberhentian Hubungan Kerja dari perusahaan. Beda lagi untuk karyawan kontrak. Bagi pekerja yang berhenti kerja karena sudah selesai masa kontrak kerjanya, surat keterangannya berupa surat Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT).  Karena surat Paklaring adalah salah satu syarat yang wajib, jika tidak punya atau hilang, maka mau tidak mau  anda harus mendatangi perusahaan tempat kita bekerja dulu untuk meminta dibuatkan Paklaring atau surat rekomendasi untuk klaim JHT.  Jika lokasi perusahaannya tempat anda bekerja jauh, mungkin anda bisa meminta lewat telepon, kemudian nanti Paklaring yang sudah jadi bisa dikirim lewat pos.

Namun bagaimana jika perusahaan tempat kita bekerja dulu sudah tutup ? Solusinya adalah anda  bisa meminta surat keterangan tidak bekerja dari dinas tenaga kerja yang berlokasi di kota yang sama dengan perusahaan yang bersangkutan. Sebagai penggantinya kita wajib membuat surat pernyataan di atas materai yang isinya menyatakan:
  1. Tenaga kerja sudah benar-benar berhenti bekerja.
  2. Perusahaan  tersebut sudah benar-benar tutup.
  3. Belum mengajukan pencairan JHT.
  4. Sertakan fotokopi ID Card/Kartu Karyawan sewaktu kita masih bekerja di perusahaan yang telah tutup tersebut.

Surat paklaring sangat penting di dalam proses penarikan uang JHT, sehingga misalnya surat tersebut hilang, Paklaring tidak bisa digantikan dengan surat keterangan hilang dari kepolisian. Hindari mencoba mengelabui pihak BPJS Ketenagakerjaan  dengan cara membuat paklaring sendiri, yang biasanya melalui jasa calo pencairan uang JHT BPJS TK, karena jika anda ketahuan anda akan berurusan dengan hukum dan pengadilan. Jika anda sering mengikuti berita, pasti  anda pernah mendengar kejadian beberapa tahun lalu saat polisi menangkap sindikat calo pencairan uang Jamsostek dengan membuat paklaring palsu.

Mengingat betapa pentingnya surat keterangan telah berhenti dari perusahaan untuk klaim JHT ini, jika anda sekarang masih bekerja, dan suatu saat nanti ingin berhenti kerja (resign), jangan sampai lupa mengurus surat Paklaring, surat pengalaman kerja, surat rekomendasi, atau surat referensi. Hal penting di dalam surat tersebut menerangkan Anda pernah bekerja di perusahaan tersebut dari tanggal sekian dan  berhenti bekerja per tanggal sekian,  agar nanti anda tidak mengalami kesulitan saat mau mengajukan pencairan JHT.

BACA JUGA:
Kesimpulannya untuk mengambil uang dari dana JHT yang sudah terkumpul, kita tidak serta merta harus memiliki Surat Paklaring yang isinya sama persis dan mendetail seperti apa yang kami sampaikan sebelumnya. Yang menjadi point terpenting adalah bahwa surat keterangan tersebut memang ditebitkan langsung dari perusahaan, yang menyatakan bahwa seorang karyawan bernama ini sudah benar-benar tidak bekerja lagi, maka itu sudah cukup dan dapat digunakan untuk keperluan pengajuan klaim dan mengurus pencairan uang Jaminan Hari Tua.

Nah itulah artikel mengenai mencairkan bpjs tanpa paklaring.Semoga informasi ini membantu anda. Sampai jumpa !

Loading...