Loading...

Cara Mencairkan Saldo Bpjs Ketenagakerjaan Secara Online

Cara Mencairkan Saldo Bpjs Ketenagakerjaan Secara Online -


Ketika pandemi Covid-19 menjangkiti di Indonesia, jumlah pegawai yang mengalami Pemutusan Hubungan Menurut (PHK) naik. Berhubungan ini secara tak lantas juga berakibat pada melonjaknya klaim Jaminan Hari Tua (JHT) yang dibayarkan oleh BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK).


Menurut data yang dirilis BPJS Ketenagakerjaan, jumlah pengajuan klaim JHT sudah menempuh angka 1,33 juta klaim. Adapun nilainya sebesar Rp 16,47 triliun.


Karena hal tersebut, BPJS Kesehatan sudah menyediakan sejumlah Layanan untuk pengguna yang mau menguangkan dana JHT BPJS Ketenagakerjaan setelah berhenti berprofesi. Service ini dinamakan LAPAK ASIK ataupun Service Tanpa Kontak Berikutnya dan juga sudah diimplementasikan di seluruh kantor cabang semenjak Maret lalu. Service LAPAK ASIK terdiri dari jalur online, offline, dan kolektif.


Dari ke-3 kanal yang tersedia hal yang demikian, online jadi sarana yang paling banyak digunakan oleh anggota adalah sebesar 80% dari total pengajuan yang dikerjakan. Prasyarat dengan mengaplikasikan LAPAK ASIK online pengguna bisa menjalankan proses klaim tanpa wajib datang ke kantor cabang. Prasyarat pengguna cukup menunggu proses konfirmasi yang akan dilaksanakan oleh petugas BPJAMSOSTEK melalui panggilan telepon atau video.


 

Cara Mencairkan Saldo Bpjs Ketenagakerjaan Secara Online


BPJS Ketenagakerjaan ataupun BP Jamsostek jadi kemauan untuk para pegawai formal atau non formal di Indonesia, guna menjaga dirinya dari risiko kecelakaan saat berprofesi sampai jaminan kematian, serta adanya jaminan hari tua.


Bagi peserta yang Kena PHK


Bagi anggota BPJS Ketenagakerjaan yang terkena PHK dan ingin menguangkan dana JHT semestinya melengkapi sebagian prasyarat dibawah ini:


Kartu anggota BPJS Ketenagakerjaan yang autentik dan juga fotocopy


KTP autentik serta fotocopy


Kartu Keluarga (KK) autentik dan fotocopy (yang masih berlaku)
Buku tabungan yang absah dan fotocopy


Bukti penetapan pengadilan ataupun persetujuan bersama yang sudah didaftarkan di pengadilan relasi industrial


Untuk pengguna yang Persyaratan Sempurna (Mengundurkan Diri)


Telah menguangkan saldo BPJS Ketenagakerjaan untuk anggota yang stop bekerja karena mengundurkan diri dari tempatnya berprofesi, serta mau menguangkan dana JHT wajib melengkapi beberapa prasyarat berikut ini:


Kartu anggota BPJS Ketenagakerjaan yang orisinil dan juga fotocopy


KTP orisinil dan juga fotocopy


Kartu Keluarga (KK) autentik juga fotocopy (yang masih berlaku)


Buku tabungan yang autentik dan fotocopy


Surat keterangan pernyataan pengunduran diri dari daerah/perusahaan peserta berprofesi (orisinil juga fotocopy)


Untuk anggota yang Mengalami Cacat Umur Permanen


pengguna BPJS Ketenagakerjaan yang mengalami kecelakaan kerja hingga menderita cacat total dengan cara permanen dapat mencairkan dana JHT sebelum masa bebas tugas.


Dana tersebut hendak dibayarkan sekalian lewat tunai mulai tanggal 1 di bulan berikutnya, pasca anggota sudah diatur cacat total permanen/konsisten.


Berikut ini persyaratan menguangkan saldo BPJS Ketenagakerjaan bagi anggota yang mengalami cacat total permanen;


Kartu anggota BPJS Ketenagakerjaan yang orisinil dan fotocopy


KTP orisinil serta fotocopy


Kartu Keluarga (KK) autentik dan fotocopy (yang masih berlaku)


Buku tabungan yang absah dan fotocopy


Surat keterangan dari dokter


Sudah pengguna mengalami cacat total juga tidak dapat datang ke kantor BPJS Ketenagakerjaan, maka bagi mengklaim dana JHT di kantor cabang atau kantor pusat BPJS Ketenagakerjaan dapat memberi kuasa terhadap anggota keluarga.


Atau dapat juga terhadap orang lain, tapi tentunya dengan membawa peralatan dokumen maupun berkas sesuai yang disyaratkan.


Bagi pengguna yang Meninggal Dunia


Manfaat dana JHT BPJS Ketenagakerjaan untuk anggota yang meninggal dunia akan diserahkan terhadap pakar warisnya, ialah istri maupun suami, dan anak.


Dana tersebut akan dibayarkan sekaligus lewat tunai, dan prasyarat yang wajib dipenuhi mencakup;


Kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan yang asli dan fotocopy milik mendiang/almarhumah


KTP autentik dan fotocopy milik almarhum/almarhumah dan spesialis waris


Kartu Keluarga (KK) absah dan juga fotocopy (yang masih berlaku)


Buku tabungan milik pakar waris yang absah dan fotocopy


Surat keterangan kematian dari desa/kelurahan, rumah sakit/kepolisian (fotocopy dilegalisir)


Bagi pengguna yang Tetapi Sekiranya 56 Tahun/purna tugas


Pengguna yang usianya minimal sudah 56 tahun bisa menguangkan dana JHT 100 persen tanpa semestinya menunggu dahulu stop berprofesi.


Termasuk bagi pengguna yang sudah pensiun, serta untuk prasyarat menguangkan saldo BPJS Ketenagakerjaan yang mesti dipenuhinya mencakup;


Kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan yang asli serta fotocopy


KTP orisinil serta fotocopy


Kartu Keluarga (KK) absah dan juga fotocopy (yang masih berlaku)


Buku tabungan yang absah dan juga fotocopy


Surat keterangan dari pihak perusahaan (fotocopy dan juga asli)


Untuk peserta yang mau Meninggalkan Indonesia


Dana JHT juga dapat dicairkan sekalian secara tunai untuk pengguna BPJS Ketenagakerjaan yang hendak pergi ke luar negeri meninggalkan Indonesia selamanya.


Dapat, peserta hal yang demikian juga wajib memenuhi dahulu beberapa syarat guna menguangkan saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan. Syaratnya meliputi;


Kartu pengguna BPJS Ketenagakerjaan yang absah dan juga fotocopy


Fotocopy paspor


Fotocopy visa untuk TKI (Absah Berdasarkan Indonesia)


Surat pernyataan bahwa anggota tidak lagi bekerja di Indonesia.



Tanya jawab:


Apakah Karena Pencairan Bpjs Tanpa Kk Seandainya?


Kartu Keluarga adalah persyaratan lain agar klaim juga pencairan dana JHT-mu gak ditolak. Dokumen itu sama statusnya dengan E-KTP yang mesti ada untuk pengajuan klaim kamu.


Membuat KK hilang, penyelesaian satu-satunya ya buat lagi, karena berkas dokumen KK itu tidak bisa diganti dengan dokumen lain.


Gak punya e-KTP?


Permasalahan pencairan dana JHT adalah tidak ada identitas diri seperti E-KTP. Telah umumnya, nomor induk kependudukan (NIK) yang jadi pedoman petugas BPJS untuk validasi data.


Jadi, prasyarat E-KTP guna pencairan dana maupun klaim sifatnya mutlak ya. Gak bisa diganti misalnya dengan SIM.


Nah, bila E-KTP-mu rupanya masih dalam tahap cetak, kamu dapat menyerahkan resi legal E-KTP yang dikeluarkan dari Dinas Kependudukan serta Catatan Sipil maupun Kelurahan setempat. Atau jikalau E-KTP sirna juga rusak, kamu dapat meminta surat keterangan sementara E-KTP dari kelurahan.


Tidak ada paklaring?


Satu diantaranya persyaratan agar pengajuan klaim JHT diterima ialah, dilengkapi paklaring atau surat keterangan bekerja dari perusahaan tempatmu bekerja. Sayangnya, banyak kasus yang tak memiliki surat paklaring dengan beraneka alasan, antara lain karena perusahaan tutup.


Membikin kau tak mempunyai surat paklaring, telah bisa dipastikan pengajuan klaim danamu mau ditolak pihak BPJS Ketenagakerjaan.



Prasyarat Surat Paklaring Di Disnaker Sendiri


Cara membikin surat itu dapat dibilang gampang, cuma saja untuk dapat mendapatkannya harus menunggu beberapa hari karena mesti ditandatangani oleh atasan lebih dahulu. Registrasi memiliki bentuk maupun desain yang berbeda, pada biasanya isi surat paklaring berisi skor-nilai dibawah ini:


Kop Surat


Di dalam surat sah seperti surat paklaring pasti mesti disertai kop surat perusahaan di bagian atas. Setelah sebagai identitas perusahaan, kop surat juga mengindikasikan bila surat paklaring kamu bukanlah surat palsu.


Nomor Surat


Guna memudahkan progres pengarsipan, nomor surat seharusnya tercantum di dalamnya. Berhubungan ini dilakukan guna mempermudah progres pencarian data kalau sewaktu-waktu nanti diperlukan.


Isi Surat


Di komponen isi surat biasanya menerangkan tentang info karyawan seperti nama, jabatan, dan juga lama berprofesi di perusahaan tersebut. Setelah itu untuk yang memiliki prestasi, umumnya juga akan dituliskan beberapa rekomendasi dari perusahaan yang menerangkan pencapaian kalian kala itu.


Elektronik


Berikutnya ini umumnya berisi tentang pihak berwenang yang memiliki otoritas mengeluarkan serta meresmikan surat paklaring tersebut.


Cap serta Tandatangan


Cap dan juga tandatangan ialah komponen penting pada pembuatan surat tersebut. Dengan adanya cap dan juga tandatangan menggambarkan bahwa dokumen hal yang demikian sifatnya sah dan bisa dipertanggungjawabkan kesahihannya.



Cara Mencairkan Dana Bpjs Ketenagakerjaan Online


Cara


Langkah pertama merupakan membuka situs BPJS Ketenagakerjaan.


Kemudian, lakukan pendaftaran terlebih dahulu serta masuk memakai surat elektronik yang telah diregistrasikan.


Seandainya belum memiliki akun di laman BPJS, Anda dapat menjalankan pendaftaran pembuatan akun.


Cukup mengisi no. identitas juga nama lengkap layak Kartu Tanpa Penduduk (KTP).


Klaim Saldo JHT


Bekerja akun dibuat, masuk ke halaman depan dan pilih menu ‘Klaim Saldo JHT’.


Isi isu yang dipinta, kolom ‘KPJ’ diisi dengan nomor kartu BPJS Ketenagakerjaan.


Guna kolom ‘kebutuhan’ diisi dengan ‘pengajuan klaim’, lalu kolom ‘keperluan’ diisi dengan keadaan status profesi saat ini.


Berprofesi itu, unggah dokumen yang menjadi prasyarat klaim saldo JHT.


Konfirmasi


Syarat, isi nomor telpon pintar dan domisili surat elektronik yang aktif.


Tunggu email konfirmasi dari BPJS Ketenagakerjaan di waktu 1×24 jam.


Di surat elektronik tersebut terdapat info mengenai tanggal juga kantor cabang BPJS yang semestinya didatangi untuk melanjutkan ke cara kerja pengecekan berkas.

Loading...